PEMIKIR UMMAH

Showing posts with label MADINATUL MAHABBAH. Show all posts
Showing posts with label MADINATUL MAHABBAH. Show all posts

Wednesday, 23 May 2012

Eh, Ada Debat La Dalam Islam


gambar sekadar hiasan (^_^) santai

Dakwah adalah suatu kewajiban yang telah Allah swt pesankan kepada seluruh ummat manusia yang beragama Islam. Tidak terbagi apakah dia laki-laki ataupun perempuan. Dakwah juga tidak terbatas oleh tempat dan waktu. Dakwah juga tidak dibatasi oleh wasilah yang digunakan untuk menyampaikan seruan Allah swt. Dakwah adalah kewajiban mulia yang dijalankan oleh para Nabi dan Rasul, lalu dilanjutkan oleh para pewarisnya dari kalangan para ulama dan kaum muslim semuanya.

Salah satunya adalah metode dakwah ialah yang disebut dengan debat (jidal), yang tak lain adalah suatu cara untuk berdakwah dan itu diperbolehkan Allah swt, sebagaimana yang disampaikan-Nya dalam al-Qur’an,
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik” (an-Nahl [16]: 125)

Selain memperbolehkan wasilah debat ini, Allah swt dan rasul-Nya pun telah menentukan aturan-aturan dalam melakukan debat ini. Secara garis besar anjuran debat dalam Islam ini adalah :

1. Debat dilakukan dalam tataran ide yang sedang diperdebatkan
Debat dilakukan dengan menyerang dan menjatuhkan argumentasi-argumentasi yang batil, lalu memberikan argumentasi-argumentasi yang jitu dan benar, berdasarkan kajian hingga sampai pada suatu kebenaran. Karena itu, seperti telah disebut, debat mengandungi dua sifat, iaitu merobohkan dan membangun; menjatuhkan dan menegakkan argumentasi-argumentasi.
Di antara teladan cara debat yang diajarkan al-Quran adalah:
Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan:
“Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”. Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,” lalu heran terdiamlah orang kafir itu; (QS al-Baqarah [2]: 258)
(maka berdebat dengan orang kafir untuk menyatakan kebenaran Islam itu dibenarkan)

2. Debat dilakukan dengan cara yang baik (ahsan) sebagaimana yang diperintahkan Allah
Maksudnya dilakukan dengan menggunakan dalil yang sama, iaitu al-Qur’an dan al-Hadits. Bukan berdalilkan pada “pokok”nya, atau “kata”nya, ataupun dengan akal pikiran. Kalaupun menggunakan akal, maka haruslah dengan menggunakan pemikiran yang rasional, bukan persangkaan ataupun firasat.
“Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam”(HR.Bukhari,Muslim)
“Amma ba’du: ‘sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk, adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)”


3. Menghindari berkata yang buruk, keji, mencaci atau memaki individu
Ketika berdebat, kita benar-benar harus mengingat bahwa yang kita debat adalah idea yang disampaikan, bukan individu yang menyampaikan, sehingga kita tidak boleh menyerang secara individual dan menggunakan kata-kata yang tidak mencerminkan keimanan kepada Allah.
“Bukanlah seorang mukmin jika suka mencela, melaknat dan berkata-kata keji” (HR. Tirmidzi)

4. Tidak mencari-cari perdebatan atau senang dengan perdebatan
Al-Qur’an telah menjadikan debat sebagai salah satu cara dalam menyampaikan kebenaran Islam, tapi bukan bererti al-Qur’an memerintahkan kita untuk senang dalam berdebat atau mencari-cari perdebatan. Seorang mukmin seharusnya memahami bahwa perdebatan adalah salah satu bahagian dari dakwah dan jalan terakhir dalam dakwah.
“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (al-Anfaal [8]: 46)
(amat jauh sekali debat yang dilaksanakan oleh siaran liga ilmu : debat ustzah pilihan vs imam muda, sama sekali tidak bertepatan dengan aturan yang Islam gariskan, kerana membincangkan isu yang tidak patut di perdebatkan melainkan cukup dahulu hanya untuk diforumkan / diskusi.)

5. Perhatikan siapa yang menjadi partner debat
Pertama-tama kali yang harus diperhatikan adalah siapa partner debat atau diskusi kita, kerana partner debat seharusnya seseorang yang memang menginginkan dan mencari kebenaran, bukan hanya menyenangi (suka-suka) untuk berdebat atau menjadikan debat untuk memperolok-olok agama Islam.

“Tidak ada satu kaum yang tersesat setelah mendapat petunjuk, melainkan karena mereka suka berdebat” Kemudian Rasulullah saw membaca ayat: “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar. [Az-Zukhruf [43]: 58]” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Selain itu, tidak semua manusia yang diseru dengan ayat-ayat al-Qur’an akan bertambah keimanannya, Allah memperingatkan bahawa ada juga yang justeru bertambah kekafirannya ketika dibacakan ayat-ayat Allah. Maka ayat Allah tidak layak dibacakan untuk orang seperti ini.

Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir (at-Taubah [9]: 125)

Dan bila sudah kita pastikan bahawa partner debat kita adalah termasuk orang munafik ataupun kafir yang memang bukan mencari kebenaran dalam debat, maka segeralah meninggalkan orang yang semacam ini lalu beristighfar pada Allah karena kita telah melakukan hal yang tidak bermanfaat.

“Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang lalim itu sesudah teringat (akan larangan itu)” (al-An’am [6]: 68)

“Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan, maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam” (an-Nisaa [4]: 140)

Maksud “duduk bersama/beserta” adalah berada dalam suatu forum, sehingga seolah-olah dengan adanya kita disitu menjadi legitimasi dalam proses memperolok ayat-ayat Allah.
Imam asy-Syafi’i sendiri berkata perihal berdebat dengan orang semacam ini; “Aku tidak mendebat ahli kalam kecuali sekali. Dan setelah itupun aku beristighfar kepada Allah dari hal itu”. Sedangkan Imam Malik berkata; “Termasuk merendahkan dan meremehkan ilmu jika seseorang membicarakan ilmu di hadapan orang yang tidak mentaati ilmu itu”.Dan al-Auza’i juga menyampaikan; “Jika Allah menginginkan kejelekan pada satu kaum, maka Allah akan membuka atas mereka jidal, dan menghalangi mereka dari beramal.”
(jelas kita lihat dengan tepuk sorak penonton yang melihat debat imam muda vs ustazah pilihan, suatu perkara yang dipermainkan)

6. Perhatikan apa yang akan diperdebatkan
Seorang mukmin tidak akan menceburkan dirinya dalam perkara-perkara yang seharusnya tidak diperdebatkan, dalam perkara yang tidak bermanfaat, dan juga dalam perkara-perkara yang tidak akan meningkatkan keimanan ketika mendebatnya.
Dalam berdebat, kita hanya boleh membahas hal-hal yang telah Allah perbolehkan untuk menperdebatkannya, dan menjauhi perkara yang telah dilarang atau dimakruhkan untuk menperdebatkannya. Termasuk perkara ini adalah mendebat Allah swt dan ayat-ayat-Nya.
“dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya.”
(ar-Ra’du [13]: 13)
(tajuk yang dibwa dalam debat imam muda vs ustazah pilihan, sama sekali tidak patut diperdebatkan...kerana lelaki dan perempuan saling ada kaitannya...)antara contoh tajuk yang diperdebatkan : MENJAGA IBU BAPA TANGGUNGJAWAB LELAKI ATAU PEREMPUAN?
Jadi Kenapa perlu mempersalahkan di sebelah pihak, dan memenangkan sebelah pihak. Sepatutnya cukup ia diforumkan mencari jalan penyelesaian dengan masalah yang timbul, dengan konklusinya sama ada pihak lelaki perlu bertindak begitu, dan pihak perempuan perlu bertindak begini.

Wallahu ta’ala a’lam.

Wednesday, 21 March 2012

Muamalat Dengan Yahudi



1. Berurus niaga [muamalat] dengan individu Yahudi atau mana-mana pihak Yahudi yang terhad pada individu atau syarikat Sdn Bhd mereka, seperti Yahudi dari negara Eropah dan lainnya, maka pada hukum asalnya adalah harus justeru Rasulullah saw pernah berurus niaga dgn bangsa Yahudi.

2. Namun urus niaga dengan Yahudi Israel hari ini, Yahudi yang membunuh Ummat Islam Palestine lalu merampas tanah Palestine dan menubuhkan negara haram Israel atas penderitaan dan kesengsaraan ummat Islam Palestine, Yahudi yang mencari dan mengaut keuntungan lalu membina kekayaan mengukuhkan kuasa dan penjajahan mereka keatas ummat Islam Palestine malah membunuh sewenangnya Ummat Islam Palestine, maka haram berurus niaga dengan mereka walau apa fahaman yang mereka anut termasuk zionis.

3. Ulama' telah banyak memberikan fatwa haram berkait urusniaga semasa dengan Yahudi Israel secara umumnya seperti Dr Yusuf al Qaradhawi, kerana asasnya keseluruhan Yahudi Israel telah melakukan satu jenayah besar ke atas Ummat Islam dan ianya masih berlarutan sehingga hari ini.

4. Fatwa haram urus niaga dengan Yahudi Israel Zionis ini dibina oleh para alim ulama' berasaskan kesan dan perkembangan politik dan ekonomi ummat Islam antarabangsa apabila setiap ringgit atau dollar yang mengalir ke Israel melalui apa jua bentuk urusniaga dengan mereka menghasil sebutir peluru yang telah dan bakal menembusi jantung ummat Islam Palestine yang sedang berjuang mempertahan aqidah dan membebaskan tanahair mereka.

5. Fatwa itu dibina bukan kerana mereka dilahirkan berbangsa Yahudi tetapi disebabkan mereka melakukan satu jenayah besar ke atas ummat Islam dan jenayah itu masih berlarutan hingga ke hari ini. Demikian adalah hukum yang berkait dengan muamalah atau urusniaga.

6. Sementara kedudukan Yahudi secara umumnya di mata ummat Islam telah disebut secara jelas di dalam Al Quranil Karim. Bagaimana dendam dan semangat permusuhan mereka terhadap Islam yang didedahkan oleh Allah swt.

"Kamu akan dapati golongan yang sangat tinggi kadar permusuhan mereka terhadap orang - orang beriman ialah Yahudi dan mereka yang mempersekutukan Allah swt".

"Dan sekali-kali tidaklah Yahudi dan Nasara Redha terhadap kamu sehingga kamu mengikut cara hidup mereka".

7. Banyak ayat seperti ini di dalam Al-Quran dan ia adalah pendedahan serta peringatan Allah swt kepada ummat manusia, khasnya kepada ummat Islam terhadap sikap dan bahaya yang dicetuskan oleh Yahudi berasaskan latar belakang dan sejarah mereka yang sering menipu, khianat, mungkir janji dan berdendam, biar apa pun fahaman yang dianut oleh mereka di sepanjang zaman termasuklah faham zionisme yang sememangnya telah mengisytiharkan protokol mereka yang jelas dan nyata memusuhi serta memerangi ummat Islam.

8. Justeru tiada pengiktirafan dan persekongkolan dengan Yahudi di atas peta politik dunia hari ini.

9. Ummat Islam tidak perlu panik dan usah resah dalam mengikuti perkembangan semasa berkait isu Yahudi, lantaran Perbahasan mengenai hukum muamalah adalah suatu yang berbeza dengan siasah. Keduanya mesti diteliti dengan cermat dan jelas.

10. Walaubagaimana pun terlebih aula dan wajar kita terus berfikir dan merancang untuk terus meningkatkan sokongan moral, politik dan ekonomi kita kepada ummat Islam di Palestine khasnya HAMAS untuk mereka terus membina masa depan mereka yang kebih baik berdepan kekejaman Yahudi Israel Alaihi Laknatullah berbanding kita berbincang dan berpolemik mengenai urus niaga kita dengan Yahudi.

Nasrudin bin Hassan
Ketua Dewan Pemuda PAS Malaysia

Wednesday, 29 February 2012

Nasihat Saied Hawwa (Syiah al-Khomeiniah)


Nasihat Saied Hawwa kepada pemuda-pemudi Islam

"Seharusnya umat Islam menyedari penipuan-penipuan yang telah dilakukan. Apa yang dirancang oleh al-Khomeini merupakan pengkhianatan besar-besaran keatas umat Islam. Kegilaan ingin menguasai dalam dirinya merupakan jenayah besar kepada Islam. Berhati-hatilah umat Islam daripada disengat dalam satu lubang dua kali.

Begitulah sebagaimana dinyatakan, beberapa pegangan dan pendirian pelik Syiah yang dipelopori oleh al-Khomeini yang akan mengancam kebangkitan semula umat Islam. Kerinduan umat Islam kepada Khilafah Islamiah akan terkubur seandainya ada dikalangan Ahli Sunnah wal Jamah yang menyokong baik tindakan-tindakan pelik al-Khomeini tersebut dan menyangka bahawa Iran itu adalah sebuah Daulah Islam yang sebenar.

Jangan terpedaya dengan helah al-Khomeini. Apa yang didakwanya bahawa Iran adalah sebuah “Komuniti yang Hak, Komuniti yang Merdeka, Komuniti yang Kuat”, sedangkan slogan sebuah Gerakan Islam sebenar adalah berdasarkan aqidah yang sahih (Ahli Sunnah wal Jamah).

Wahai para pemuda, idamlah kamu semua akan sebuah Daulah Islam yang Hak, jangan ditipu oleh al-Khomeini yang menginspirasikan Daulah Islam yang Batil yang akan membawa umat Islam terkebelakang.

Cukuplah sekadar al-Khomeini yang melakukan kebiadaban dengan jalinan persepakatan dan saling tolong menolong bersama Israel. Dia selama-lamanya tidak akan keluar daripada Iran melainkan setelah melakukan pelbagai kekacauan, kerosakan dan wala’(tunduk) kepada musuh-musuh Allah."

Daripada Anas bin Malik, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda : 
“Bahawasanya Dajjal akan keluar daripada Khurasan, bersamanya 70 ribu daripada kota Yahudi Isfahan (Khurasan)”.

Rujukan :
Hadis Sahih riwayat Imam Tarmizi. Ulama’ bersepakat bahawa Isfahan itu adalah Khurasan yang merupakan kota ketiga terbesar di Iran.

Thursday, 16 February 2012

Israel Akan Rampas Syria?


SUBHANALLAH maha suci Allah yang Maha Kuasa lagi Maha Mengusai segala makhluk-makhluk-NYA

Kita wajib sentiasa bergantung pada ALLAH sementara Basyar hanya bergantung kepada Russia, China dan Iran yang juga makhluk ALLAH. Mulakan membaca artikel kali ini dengan membaca doa dibawah dan seterusnya setia hari, setiap detik hingga Basyar digulingkan Allah. Harap baca dengan penuh yakin bahawa doa kita akan diperkenankan olehNya.


Dalam situasi sekarang Israel sangat takut apabila Presiden Bashar al-Assad akan jatuh, maka Syria akan jatuh ke tangan Ikhwanul Muslimin. Israel akan benar-benar terkepung. Seperti dikatakan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, apabila Bashar al-Assad jatuh, maka Syria akan jatuh ke tangan Ikhwanul Muslimin.

Israel seperti dikatakan oleh Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta, bahawa pasca revolusi di dunia Arab, nasib Israel benar-benar sangat buruk, dan terkepung dengan rejim-rejim baru, yang sangat tidak bersahabat dengan Israel. Israel harus melakukan pilihan berdamai dengan dunia Arab dan Palestin.

Kejatuhan Bashar al-Assad, sangat dikhuatirkan Syria akan jatuh ke tangan Ikhwan.Bererti Israel di kelilingi kuasa yang dikendalikan oleh Ikhwan. Mesir, negeri yang paling strategik kedudukan geopolitiknya, dan berpenduduk 87 juta, sekarang kuasa beralih ke tangan Ikhwan. Bersamaan dengan kemenangan Parti Kebebasan dan Keadilan, yang mencapai 40 peratus sokongan suara dari rakyat.

Situasi politik di Mesir masih ditambah dengan kemenangan Parti Nur, yang ditubuhkan oleh Salafi, mendapatkan sokongan yang sangat signifikan suaranya, yang mencapai hampir 30 peratus. Sehingga, gabungan Parti Kebebasan dan Keadilan dengan Parti Nur, sudah mencapai 70 peratus, dan dengan sendirinya, boleh mengubah perlembagaan Mesir, yang akan mempunyai implikasi serius bagi masa depan.

Palestin sudah lama, kekuatan Ikhwan mengadakan kukunya di tanah Palestin, sejak zamannya Hasan al-Banna menghantar beribu-ribu tentera sukarelawan ke Palestin, dan kemudian dilanjutkan oleh Izzudin al-Qassam, yang merupakan seorang pemimpin Ikhwan. Seperti, Ahmad Yasin dan Haniya, merupakan tokoh yang bergabung secara ideologi dan politik kepada Ikhwan.

Sheikh Yasin merupakan generasi kedua selepas Izzudin Al-Qassam, yang berjuang membebaskan Palestin. Sekarang Sheikh Yasin digantikan oleh Ismail Haniya. Mereka merupakan generasi penerus Ikhwan.

Di Lubnan, kekuatan Ikhwan tidak boleh dipandang lemah, yang merupakan rangkaian gerakan, yang dikenali sebagai "Murobithun", yang merupakan gerakan sayap tentera dalam gerakan Ikhwan di Lubnan.

Tokoh-tokoh Ikhwan Lubnan, seperti Fathi Yakan, dan Said Hawa, merupakan tokoh-tokoh yang terus menggelorakan penentangan terhadap Israel. Walaupun, landskap politik di Lubnan sekarang dikuasai oleh Hizbullah. Tetapi, kumpulan Ikhwan tetap mempunyai "share" politik di Lubnan.

Demikian juga, di Jordan, kekuatan Islamic Action Front, yang menjadi sayap politik Ikhwan, terus melakukan tekanan terhadap Raja Abdullah, yang menjadi pewaris takhta Kerajaan Jordan, menginginkan agar hubungan dua hala dengan Israel dibatalkan. Islamic Action Front, mempunyai sokongan yang luas, dan mempunyai kekuatan dan sokongan dari rakyat Palestin.

Tokoh-tokoh Ikhwan di Syria sudah habis dibantai oleh Hafez al-Assad, ayah kepada Bashar al-Assad, pada tahun l982, tetapi bandar Hamma (Home), tetap menjadi pusat gerakan terhadap rejim Alawiyyin (Syiah).

Ikhwan sejak zamannya Ramadhan al-Buthi, dan beberapa tokoh lain, terus melakukan penentangan terhadap rejim minoriti Alawiyyin, yang menggunakan pasukan tentera mereka membasmi gerakan Ikhwan.

Tetapi, sejak tahun l982, di mana Ikhwan dibunuh oleh Hafez al-Assad, sekarang mereka menggunakan taktik baru, yang diinspirasi oleh Hamas, melalui cara "Intifadhah" penentangan dalam bentuk pembangkangan awam dan demonstrasi.

Ini membuatkan rejim Bashar al-Assad, menghadapi kesulitan. Selain itu, kumpulan Ikhwan di Syria sekarang mendapat sokongan dari Turki, dan beberapa NGO antarabangsa di bidang hak-hak asasi manusia.

Israel meyakini Bashar al-Assad pasti akan kalah dan hancur. Ketua Staf Angkatan Bersenjata Israel, Jeneral Benny Gantz berkata, kepada ahli Jawatankuasa Knesset, bila Bashar al-Assad jatuh, maka tentera Israel akan masuk ke Syria.

Ini sudah tidak mungkin lagi ditoleransi, di mana rejim-rejim yang dahulunya menjadi sekutu Israel, sekarang jatuh ke tangan kumpulan "pengganas". Ikhwan di mata Israel tetap merupakan kumpulan radikal, yang sama dengan pengganas. Hamas yang merupakan anak asuhan Ikhwan itu, tak lain adalah kekuatan pengganas, yang akan mengancam masa depan Israel.

Seperti garis yang melingkar dari mulai Mesir, Tunisia, Maghribi, Algeria, Yaman, sampai ke Syria, kekuatan Ikhwan, nampaknya akan menjadi penentu garis politik di Timur Tengah di masa depan. Ikhwan akan menjadi pemain utama, pasca revolusi di dunia Arab dan Afrika Utara.

Kemenangan dalam pilihan raya yang sekarang ini berlangsung, nampaknya memberi ruang lebih luas bagi Gerakan Jamaah Ikhwan meletakkan dalam episentrum politik secara serantau di dunia Arab dan Afrika Utara.

Di Mesir, pilihan raya parlimen dimenangi oleh Parti Kebebasan dan Keadilan, di Tunisia dimenangi Parti An-Nahdhah, di Maghribi dimenangi oleh Parti Keadilan dan Pembangunan, di Yaman kemungkinan yang akan menjadi penentu ialah Parti Ishlah.

Semuanya kekuatan politik baru ini, merupakan produk Ikhwan. Dan para pemimpin Ikhwan memainkan peranan politik dengan sangat cerdik, yang kadang-kadang menimbulkan prasangka di kalangan Islam sendiri, yang menilai Ikhwan bermain dalam tingkatan politik, bergaya "murji'ah".

Penentu polisi di Jerusalem dan Washington sedang celaru melihat perubahan politik, yang sangat dramatik di dunia Arab dan Afrika Utara, di mana kalangan sekular dan liberal digulung oleh kalangan Islamis.

Walaupun begitu, White House (Rumah Putih) sudah mengeluarkan beratus-ratus juta dolar untuk menggagalkan kaum Islamis daripada mencapai kemenangan.

Tetapi, segalanya telah berubah, dan tidak mungkin lagi arah jam, akan ditarik ke belakang, dan segalanya telah memberikan harapan bagi Gerakan Islam.

Tentu, yang paling menarik ialah perkembangan di Turki, di mana Parti AKP yang dipimpin oleh Perdana Menteri Erdogan, benar-benar berjaya mengubah kedudukan tentera. Tentera Turki diletakkan di bawah kekuasaan tertinggi awam. Tentera tidak lagi dapat mencampuri urusan kerajaan, dan membubarkan kerajaan parti politik.

Sekarang kedudukan Turki semakin jauh. Akibat peristiwa Kapal Mavi Marmara itu, hubungan Turki-Israel, boleh dikira tamat. Semua hubungan dua hala dengan Israel dibekukan. Padahal, antara Turki dan Israel, kedua-duanya menjadi ahli Nato. Tetapi, Turki tetap memilih jalan menolak hubungan dengan Israel, sampai meminta maaf.

Kerjasama antara Ikhwan dengan Parti AKP sangat jelas, di mana ketika lawatan Perdana Menteri Turki Recep Tayyib Erdogan, bertemu dengan Mursyid 'Aam Ikhwanul Muslimin, Mohammad Badie, dan melakukan perbincangan bagi masa depan dunia Arab dan kaum Muslimin.

Perdana Menteri Hamas Haniya, juga melakukan lawatan ke Turki, dan bertemu dengan Erdogan. Ismail Haniyah bukan hanya bertemu dengan Erdogan di pejabatnya di Ankara, tetapi Haniyah di jamu di rumah Erdogan di rumah peribadinya. Sokongan Turki terhadap Palestin secara total. Tidak menunjukkan adanya keraguan.

Israel benar-benar terkepung buat masa sekarang. Seperti dikatakan oleh Menteri Pertahanan Amerika Syarikat, Leon Panetta, bahawa Israel sekarang sudah terkepung, dan Benyamin harus berdamai dengan Palestin.

p/s ; teruskan membaca dengan tiga lagi artikel di bawah...


Tuesday, 31 January 2012

Macam Ni La Yang Mahu



Bapa borek, anak rintik.

Begitulah juga dalam sesebuah negara, mahu lihat rakyatnya yang molek-molek, lihat pada pemimpin mereka dahulu.


Allahu Akbar!!!
Baru-baru ini kita dikejutkan dengan kemenangan Ikhwan Muslimin mengusai parlimen Mesir. Siapakah wakil-wakil yang mewakili rakyat di parlimen mesir pada kali ini, setelah sekian lama di bawah pemerintah yang kejam dan zalim.

Ingin tahu? Bagaimanakah ciri-ciri yang ada pada mereka? :

Majlis Rakyat Mesir (parlimen Mesir) sekarang ini diwakili oleh wakil rakyat yang.................................

- lebih 140 orang ahli Parlimen yang hafiz Al-Quran.
- lebih 100 orang ahli Parlimen hafal lebih 10,000 hadith.
- lebih 180 orang ahli Parlimen yang hafal lebih setengah al-Quran.
- lebih 170 orang ahli Parlimen yang memiliki PhD dalam pelbagai bidang kepakaran.
- lebih 50 orang ahli Parlimen tidak memiliki kereta.
- lebih 350 orang ahli parlimen pernah dipenjarakan bagi tempoh antara 6 bulan sehingga 9 atau 10 tahun.

Lebih kurang Keseluruhan kerusi Majlis rakyat Mesir adalah sebanyak 498 kerusi.

Erm.....yang selebihnya tuh yang sedikit lagi, mestilah dimenangi oleh parti-parti yang bersekongkol dengan Hosni Mubarrak yang tiada roh Islam dalam jiwa wakil-wakil dari mereka.

masyaAllah, beginilah pemimpin yang kita mahukan untuk mewakili rakyat dalam mengurus hal ehwal negara serta dalam mendidik masyarakat.

Inilah hasil perkaderan gerakan Islam di Mesir yang dipelopori oleh Ikhwanul Muslimin.

Tidak dilupakan jasa
As-Syahid Imam Hasan Al-Banna
selaku mursyidul am yang pertama di dalam
Ikwanul Muslimin
Allahu Akbar!!! Bagaimana pula dengan pemimpin kita di Parlimen Malaysia???



Thursday, 19 January 2012

Masyarakat Hari Ini


Bersama kali ini ana ingin kongsikan suatu sikap.
Apa dia? Ha! Iaitu sikap masyarakat kita hari ini dengan akhlaknya.

Golongan yang terbesarnya terbahagi kepada dua :

Pertamanya golongan yang menyempitkan soal akhlak hingga akhlak itu terkhusus kepada beberapa masalah perbuatan yang tertentu sahaja, seperti dalam soal yang berhubung dengan sikap tidak taat kepada ibu bapa, berpakaian ala hippies dan beberapa perkara lain lagi.

Tetapi soal-soal akhlak yang tidak kurang besarnya dari perkara tersebut itu tidak dipedulikan, seolah-olah tidak penting dan tidak termasuk dalam masalah akhlak. Misalnya, dusta, tidak amanah, menyalahi janji dan sebagainya. Pada hal sudah sedia maklum akan hadis tentang sifat-sifat orang munafik itu mengikut hadis junjungan besar kita s.a.w.

Hasil dari penyempitan lingkungan akhlak ini, banyaklah amalan yang tidak berakhlak dilakukan dengan lumrahnya dalam masyarakat kita hari-hari hingga menyebabkan ummat kita semakin mundur. Kalau dalam bidang ekonomi bukan sedikit kedai-kedai orang Melayu kita yang terpaksa ditutup akibat dari keburukan akhlak orang kita sendiri, iaitu tidak mahu membayar hutang-hutang.

Begitu juga dalam bidang sosial, berapa banyak orang menceraikan isterinya tanpa nafkah dan pengawasan kerana tidak bertanggungjawab. Kesemua ini adalah masalah tiada akhlak iaitu tidak ada amanah dan tanggungjawab. Tetapi perkara-perkara ini semuanya dipandang sepi dan kurang diperkatakan sebagai soal akhlak yang harus diperbanyakkan.

Yang keduanya golongan sikap memandang soal akhlak itu suatu yang tidak ada hakikatnya. Sesuatu amalan itu dinilai baik dan buruknya mengikut pandangan diri perseorang dan mengikut tempat dan zaman.

Apa yang dipandang baik oleh seseorang maka itu adalah haknya dan baiklah pada sisinya walaupun buruk pada pandangan orang lain. Begitu juga yang dipandang baik pada sesuatu negeri atau zaman maka baik pada negeri dan zaman itu walaupun buruk pada negeri dan zaman yang lain.

Pandangan yang seperti ini telah muncul dalam arena pemikiran manusia dari semenjak kurun keempat Masihi lagi, iaitu tatkala timbulnya puak yang meruntuhkan hakikat akhlak dan menyatakan perkara nasbi mengikut pandangan perseorangan dan mengikut perubahan tempat dan zaman.

Pandangan terhadap akhlak seperti ini amatlah membahayakan dan meruntuhkan segala nila-nilai hidup. Akibat dari pandangan yang seperti inilah banyak orang sekarang mencari kebebasan mutlak dalam hidup tanpa mempedulikan sama ada perbuiatan atau tingkah-lakunya itu mengganggu orang lain.

Gejala-gejala yuang seperti in lahir tiap-tiap hari, seperti lari bertelanjang, hidup secara hippies dan sebagainya. Gejala-gejala ini adalah menunjukkan kehancuran pandangan akhlak dalam jiwa mereka dan akan membawa manusia sedikit demi sedikit ke arah hidup yang sebelum tamadun dan ke arah kebinatangan.

Maka sikap yang sihatnya adalah memandangkan akhlak sebagai perkara yang ada hakikatnya yang ditetapkan oleh agama.


Monday, 16 January 2012

Jangan Terkeliru Dengan Istilah (Negara Berkebajikan))



That’s time ingin berkongsi bersama sahabat pembaca bagi membetulkan perspektif salah mengenai agenda yang ingin dibawa jemaah Islam di dalam Malaysia ini.

Selaku Ketua Penerangan Pas Malaysia, Ustaz Tuan Ibrahim Tuan Man menegaskan bahawa PAS tidak sekali-kali keluar daripada landasan Islam kerana memperjuangkan konsep ‘negara berkebajikan’.

Negara Islam dan negara berkebajikan Cuma istilah. Sedangkan intipati serta tujuannya adalah sama. Jika sesuatu istilah itu membuatkan sesetengah pihak memberi perspektif negatif, maka menukar kepada istilah lain adalah strategik tepat selagi mana tidak menyalahi syarak. (Ingat ini wasilah ataupun strategik namanya, bukannya dasar).

Contoh yang dibawa, mengenai peristiwa perjanjian Hudaibiyah, apabila pihak Musyrikin Makkah enggan menerima perjanjian jika nama Muhammad Rasulullah ditulis.

Pihak Musyrikin Makkah meminta ditukar kepada Muhammad bin Abdullah dan ditentang oleh sesetengah sahabat. Rasulullah memberi pemahaman bahawa nama rasulullah dan Muhammad bin Abdullah ialah orang yang sama, maka tidak apa-apa masalah.

Sahabat yang menentang akhirnya faham dan menerima penjelasan itu. Bagaimana pula dengan kita yang berlagak lebih alim pulak? Tak nak terima.

Sunday, 8 January 2012

Bencinya Dengan Politik Nih!.


SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH, ALLAHUAKBAR
SOLLALLAHUALAIHIWASALLAM

Faktor usia tidak menghalang ia difikirkan.

Situasi pertama (perbualan umi dengan isteri kawan abi)
Macam-macam yang dibualkan sehingga ke topik anak-anak mereka. Bala...bla...bla....dan bla ku tertangkap satu topik perbualan mereka yang menarik minatku. Makcik tu habaq, keadaan apa-apa pun, dimana-mana anak dia belajar dia hanya mahukan keselamatan anaknya terjamin. Samada dalam perjalanan ke tempat pengajian mahupun pulang ke rumah. Lepas tu dia habaq, kita nih perempuan tak payah dok layan-layan dengan politik-politik nih. Tak berfaedah, asalkan keselamatan anak-anak dan keluarga dalam keadaan selamat.

Situasi kedua (di rumah ibu saudara)
Sedap duduk menyembang....cerita sana-sini. Maka sampai la masa bab harga barang. Kebetulan anak dia nak kahwin tak lama lagi, jadi banyak la kan barang nak dibeli. Ape lagi, dok cerita la barang ni mahal, barang tu mahal. Jadi ade la hamba Allah nih yang turut serta dalam perbualan nih, dia kate, senang je jawapannya ‘tukar je kerajaan’. Pe lagi mak saudara terus la menyampuk balik. ha! Hal-hal politik, kerajaan, aku tak mau dengau, kau jangan campur.

Situasi ketiga (bersama rakan-rakan)
Biase la da lame tak bertemu kawan-kawan sepersekolahan rendah dulu. Bila da bertemu, macam-macam la nak dibualkan. Jadi tiba masanya, keluar la sikit topik mengenai hal demonstrasi penduduk yang berdekatan dengan kampung kami semua. Mula-mula sorang tu sokong je, tapi tiba-tiba ade sorang tu, dia kate tak seronok r dok sembang politik-politik nih. Nih bukan tempatnya. Nak buat apa kita caro hal politik nih. Apa lagi yang lain pun sokong la. Segelintir sahaja yang berminta ingin mengetahui lebih lanjut.

Banyak lagi situasinya, tapi cukup sudah ku bawakan tiga ini sebagai gambaran kasar apa yang ingin disampaikan.

Semestinya ada sahabat pembaca terdetik di hati, ‘aku pun pernah mengalaminya juga’. Pernah itu memang pernah. Tetapi setakat mana kecaknaan dan tindakan yang diambil dari situasi-situasi berikut.

Jawapan yang memuaskan untuk mereka semua dalam situasi berikut amat-amt diperlukan. Sekadar jawapan lihat ke negeri pakatan rakyat memerintah, bagi peluang mereka memerintah dan lainnya yang sekadar nampak di mata kasar. Tidak memadai langsung dengan jawapan tersebut. Perlunya jawapan yang benar-benar menusuk di kalbu. Dengar saja perkataan politik atau kerajaan pun dah benci....apatah lagi untuk meneruskan kalam yang lain.

Ku terfikir, kenapa keadaan sebegini terjadi, sedangkan mereka semua adalh yang beragama Islam. Bangsa lain terutama masyarakat tiongha, begitu cakna akan setiap perkara yang berlaku dalam negara ini.

Minda ku tercari-cari apakah puncanya. Dengan izin-NYA terdetik di mindaku Antara punca utama perkara sebegini yang telah lama terperap bagi sesetengah kaum muslimin ini adalah kefahaman sebenar mereka terhadap apa dimaksudkan dengan politik ini.

Mana kan tidak, bila disebut sahaja politik, dibenak otaknya pasti menggambarkan pilihanraya, rasuah, caci-maki, fitnah-memfitnah, wakil rakyat yang tidak berguna, liar dan bermacam-macam lagi lah. Betul ke itu yang dinamakan politik? Dan inilah yang ku fikirkan antara punca sesetengah pihak membenci sangat-sangat dengan politik nih.

Dari dulu sehingga sekarang, itu saja yang digambarkan. Bagi golongan veteran, bagi ku biasa la, tetapi yang menjadi masalahnya ialah golongan remaja, mahasiswa juga ada yang masih berfikiran ketinggalan zaman, walaupun dunia serba canggih.

Dalam kerunsingan begini, ku berharap dapat memecahkan tembok pemikiran yang kolot ini. Ku cuba mencari tafsiran politik yang sebenarnya agar dapat diterima oleh mereka. Al-Quran dan Sunnah adalah diutamakan.

Dengan izin Rabbul Izzati, ku ditemukan dengan sebuah buku keluaran Indonesia yang bertajuk ‘Al-Jama’ah, Tafarruq dan Ikhtilaf’. Waima ia membicarakan tentang tafarruq dan ikhtilaf, tetapi tidak lupa ia juga memberi tafsiran ataupun dikenali taarif bagi politik itu.

Memudahkan sahabat pembaca untuk memahaminya, ku tampilkan dengan sebegini rupa :
TAARIF (PENGENALAN) – apa itu sebenarnya POLITIK?

- Politik dalam bahasa Arab dikenali dengan istilah ‘siyasah’.
- Diambil daripada kata ‘saa-saa’.
- Dalam bentuk failnya adalah ‘saa-is’ dan dalam bentuk masdarnya adalah ‘siyasah’.
- Serta erti daripada kalimah ‘saa-sa al-ummata’ adalah memerhatikan urusan umat.

DALIL : (RASULULLAH SAW SENDIRI MENGGUNAKAN KATA POLITIK (SIYASAH) DALAM SABDANYA)

“Adalah Bani Israil, mereka diurusi urusannya oleh para nabi (tasasuhumul anbiya). Ketika seorang nabi wafat, nabi lain datang menggantikannya. Tidak ada nabi setelahku, namun akan ada banyak para khalifah” - HR. Muslim –


Teranglah bahawa politik atau siyasah itu makna awalnya adalah mengurusi urusan masyarakat. Berkecimpung dalam bicang politik beerti memperhatikan kedudukan kaum muslimin dengan cara menghalang kezaliman penguasa yakni pemerintah pada kaum muslimin dan melenyapkan kejahatan musuh kafir dari mereka

Untuk itu perlu mengetahui apa yang dilakukan penguasa dalam rangka menguruskan urusan kaum muslimin, menginkari atau membantah keburukannya, menasihati pemimpin yang kejam terhadap rakyat jelatanya, serta memerangi pada saat terjadi kekufuran yang nyata (kufran bawahan) seperti ditegaskan dalam banyak hadith terkenal.

Ini adalah perintah Allah s.w.t. melalui Rasulullah s.a.w.. Berkaitan dengan persoalan ini Rasululah s.a.w bersabda :

“ Sesiapa saja yang bangun pagi dengan niatnya bukan kerana Allah maka ia bukanlah (hamba) Allah, dan siapa saja yang bangun pagi namun tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka ia bukan dari golongan mereka” - HR. Bukhari –

Ini sahaja yang dapat ku kongsikan bersama sahabat pembaca.
  
Setelah ku menerangkan serba sedikit akan maksud sebenar ini, Alhamdulillah sahabat-sahabat ku dapat menerimanya, bahkan tiada yang berani membantahnya. Kerana ini merupakan perintah Allah melalui Rasul-NYA. Bukannya perintah manusia menyuruh untuk sama-sama mengambil berat akan hal politik ini.

Bagi mendapatkan sedikit lagi info berkaitan tajuk ini boleh.(klik di sini) - menjadi politikus.


Thursday, 5 January 2012

Menjadi Politikus?


SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH, ALLAHUAKBAR

selawat salam buat junjunag besar Nabi Muhammad S.A.W
kali ini ku santaikan antara
ingatan Imam Hasan al-Banna (bersama kita renungi)

Hasan al-Banna menyedari sikap para pemimpin di Negara Islam yang dipengaruhi Eropah yang telah memisahkan agama dari politik dan pemerintahan.

Dia memperingatkan bahaya kesalahan besar yang tidak dapat dimaafkan yang dilakukan para pemimpin ini dengan menjauhkan agama Islam dengan politik dan daripada urusan ummat Islam.

Hasan al-Banna menjelaskan bahawa para pemimpin politik dan pemerintahan di negara-negara Muslim telah merosakkan sentimen agama Islam dalam setiap kejadian yang menimpa mereka atau memberikan kenyataan dan perbuatan yang sentiasa menjauhkan antara ajaran agama dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan politik.

Hasan al-Banna menyebutkan bahawa hal ini adalah permulaan kelemahan dan kerosakan.

Hasan al-Banna menjelaskan bahawa Islam adalah agama universal yang meliputi semua unsur kehidupan. Dia mengkritik perbuatan memisahkan agama dan politik.

Hasan al-Banna menjelaskan bahawa setiap gerakan Islam yang menjauhkan politik daripada cita-citanya tidak boleh dikatakan sebagai gerakan Islam dengan pemahaman yang universal terhadap ajaran Islam.

Dalam sebuah persidangan pelajar Ikhwanul Muslimin yang diadakan pada bulan Muharram 1357H, Hasan al-Banna mengatakan :

“ Dapat aku sampaikan dengan tegas bahawa seorang Muslim tidak akan sempurna agamanya kecuali jika dia menjadi politikus, memiliki pandangan yang jauh tentang permasalahan umatnya, memperhatikan urusan-urusan mereka dan bersedia membantu mencari jalan penyelesaiannya. Dapat aku katakan bahawa pembatasan dan meninggalkan terus agama ini adalah sikap yang tidak diakui oleh agama Islam. Maka kepada setiap organisasi Islam agar menjadikan keutamaan programnya dengan memerhatikan urusan politik umat Islam. Kalau tidak maka dia sendiri perlu untuk memahami kembali akan makna Islam. “

Benar sekali ungkapan yang menyatakan bahawa tidak ada kebaikan dalam agama yang tidak ada politiknya dan tidak ada kebaikan dalam politik yang tidak ada agamanya.

Politik seperti ini adalah politik kafir yang tidak dapat diterima.

Islam datang dengan membawa ajaran politik untuk membahagiakan manusia baik di dunia mahupun di akhirat iaitu politik yang memerhatikan urusan manusia semuanya.

Pada saat umat Islam menguruskan diri mereka sendiri dan menguruskan hal orang lain dengan politik seperti di atas maka manusia akan memperoleh kebahagiaan serta membahagiakan orang-orang yang hidup dalam lingkungan mereka. Mereka hidup dalam keadaan aman bagi jiwa mereka, harta mereka dan kehormatan mereka.

Saturday, 31 December 2011

Tahun Baru, Sambut Tahun Lama


Kehadiran Tahun Baru dilihat sebagai satu hari perayaan yang disambut dengan pelbagai upacara yang kebiasaannya menelan perbelanjaan yang besar. Orang ramai diajak berkumpul di tempat-tempat yang tertentu sama ada secara terbuka mahupun tertutup dan mereka disajikan dengan pelbagai program hiburan yang mengasyikkan serta bertentangan dengan Islam.

Bahkan di sesetengah perhimpunan tersebut dicemari dengan aksi pergaulan bebas diantara kaum lelaki dengan perempuan, pesta tari-menari, penggunaan pakaian yang menjolok mata bahkan adakala minuman keras turut disajikan sambil masing-masing menunggu kedatangan detik 12 malam yang menunujukkan masuk Tahun Baru. Maka sorak-sorai serta jerit-pekit gembira bergema apabila jam tepat menunjukkan pukul 12 malam.

Hiburan berunsur maksiat ini akan berterusan sehingga pagi hari, ini sebenar budaya kaum yang ingkar kepada perintah Allah s.w.t yang telah menjadi ikutan muda-mudi Islam pada masa kini. Budaya sebegini giat dipropagandakan di Negara Islam melalui musuh-mush Islam agar ummat Islam terpesong dari perintah yang telah ditetapkan oleh Allah s.w.t.

Hakikatnya, kita telah diperingatkan Allah tentang niat buruk golongan ini melalui firman-NYA yang bermaksud :

“Órang-orang yahudi dan nasrani tidak akan sekali-kali akan bersetuju atau suka kepadamu (wahai Muhammad) sehingga engkau menurut agama mereka (yang telah terpesong itu). Katakanlah kepada mereka : “sesungguhnya petunjuk Allah
(agama Islam itu adalah petunjuk yang benar)”.
-ayat 12 surah al_baqarah-

Seperti yang telah sedia maklum, upacara sambutan tahun baru ini kebanyakan adalah pesta-pesta yang dipenuhi dengan perkara-perkara yang berunsur maksiat dan Allah s.w.t. telah menjanjikan azab yang pedih bagi mereka yang berpesta di atas muka bumi ini atas perbuatan-perbuatan terlarang.

Dapat kita katakan golongan manusia yang berperangai sebegitu rupa sebenarnya bukan menyambut tahun baru, tetapi mereka kembali menyambut tahun lama seperti zaman jahiliyyah.

..........................

Tidaklah menjadi kesalahan sekiranya setiap kali menjelang Tahun Baru, seseorang muslim itu melakukan muhasabah terhadap apa yang telah berlaku dalam hidup dan berusaha untuk membuat perancangan dalam memperbaiki apa jua kelemahan yang ada dalam diri masing-masing.

Oleh itu, apabila tiba tahun Baru, maka tidaklah dilarang untuk seseorang itu menanam azam baru yang positif serta selari dengan syarak untuk memastikan azam tersebut menjadi reality bukan sekadar angan-angan.

Apa yang lebih baik, ummat islam mengutamakan Tahun Baru mengikut kalendar  Islam. Ini kerana penggunaan kalendar Islam lebih wajar untuk diperluaskan dalam urusan-urusan harian dikalangan ummat Islam sendiri. Mereka perlu merasa bangga terhadap agama Islam yang dianutinya serta syiar-syiar yang berkatian dengannya.

Janganlah kita menjadi ummat yang tidak mempunyai pegangan, lantas mudah terikut-ikut dengan budaya-budaya asing yang cuba ditanam dalam masyarakat kita dengan tujuan untuk menjauhkan kita dari jalan yang lurus lagi diredhai Allah s.w.t.

Hindarkan diri kita daripada menjadi agen-agen yang mempopularkan hidup musuh-musuh Islam serta menyohorkan budaya-budaya kuning mereka sehingga ia mengalahkan atau menggantikan cara hidup dan akhlak-akhlak yang lebih Islamik.

~ TAHUN BARU, AZAM BARU ~

Friday, 30 December 2011

Menghukum Sebelum Mengetahui? (MATEMATIK BUKU JINGGA)


Pemimpin hendak dijadikan hamba kepada rakyat? Bukan begitu yang diinginkan dan dimaksudkan, apa yang diiinginkan adalah menjadi sebuah negara dimana pemimpin dan rakyatnya saling bekerjasama membangunkan Negara sama ada dari zahirnya atau batinnya.

Buku Jingga, merupakan formula yang sudah lama telah digembar-gemburkan oleh Paktan Rakyat, pelbagai pandangan telah didengari dari kedua-dua belah pihak sama ada yang menyokong atau mengkritik sehabis-habisnya.

Tetapi apa yang penting disini janganlah menjadi seperti manusia yang tidak bijak, jelek kerana pandai menghukum tanpa pernah memberi peluang. Tidak adil namanya. takutkan perkara yang akan berlaku pada masa hadapannya, las-last takutkan bayang-bayang sendri (memang begitu lah nampak gayanya). Tidak pernah berusaha, belum mencuba sudah membuat kesimpulan.

Peluang tidak diberikan, sudah pula tu dihina habis-habisan. Lihat sahaja pada negeri yang telah diperintah oleh kerajaan Pakatan Rakyat. Apakah hasilnya? Terang lagi bersuluh, segala hasil negeri dikembalikan semula kepada rakyat jelatanya. Kerana takut mereka tidak menyiarkan di media-media yang mereka sudah kuasainya sekarang. (haha... macam gajah takutkan semut) lucu bukan.

Kenapa masih lagi ada yang mempercayai mulut-mulut yang sudah lama basi dengan adegen fitnahnya, penipunya dan pelbagai macam jenis perkara jijik yang melekat pada diri mereka.

Sedikit pengenalan.....

Buku Jingga adalah sebuah buku berwarna jingga yang menerangkan dasar-dasar Pakatan Rakyat dalam keseluruhan aspek pentadbiran Negara melibatkan reformasi politik, ekonomi dan sosial. Ia turut memuatkan Program 100 Hari Pakatan Rakyat, iaitu 10 langkah pertama yang akan diambil oleh Pakatan Rakyat apabila berkuasa kelak, untuk memberikan gambaran yang jelas sebagaimana kerajaan Pakatan Rakyat akan mengubah lanskap kehidupan seluruh rakyat Malaysia.

ANTARANYA :

JANJI
KOS
BAGAIMANA MENAMPUNG
Memansuhkan tol bermula
dengan PLUS.
KWSP dan Khazanah telahpun memiliki 66% dari PLUS. Aset dan operasi PLUS dianggarkan berjumlah RM23 bilion.

Maka untuk mengambil alih PLUS, perlukan RM7.8 bilion.

Kos menyelenggara tahunan PLUS adalah RM300 juta.

Jumlah kutipan tol PLUS setiap tahun adalah RM2 bilion.

Jumlah pamPASan yang dibayar kerajaan setiap tahun adalah RM800 juta.
Hentikan ketirisan RM28 bilion dan gunakan subsidi gas kepada korporat berjumlah RM19 bilion untuk mengambil alih PLUS.

Kos menyenggara dan pengurusan PLUS (yang belumpun dikurangkan) adalah lebih rendah dari belanja yang ditanggaung kerajaan sebanyak RM800 juta setiap tahun.

Jika kerajaan menyenggara PLUS, tanggungan kewangan masih rendah tetapi baiknya, rakyat menjimatkan RM2 bilion tol yang kini terpaksa dibayar.

Imbuhan khas RM500 setiap bulan kepada setiap orang guru.
Anggaran jumlah guru dan pegawai pendidikan adalah 520,000

Kos setiap tahun adalah RM3.2 bilion.
Hentikan ketirisan RM28 bilion dan gunakan sebahagian dari subsidi gas kepada korporat berjumlah RM19 bilion yang diselamatkan untuk membayar imbuhan guru.

Memulangkan konsesi air kepada rakyat.
Sudahpun dilakukan di Selangor dan skim Berjaya menampung RM12 juta setiap bulan sebagai air percuma kepada rakyat.
Sudahpun dilakukan di Selangor dan skim Berjaya menampung RM12 juta setiap bulan sebagai air percuma kepada rakyat.

Menyediakan Wi-Fi percuma kepada rakyat.
Anggaran kos pelaksanaan di Selangor untuk menyediakan perkhidmatan wi-fi bagi tujuan melayari internet adalah RM9 juta setiap tahun di seluruh negeri Selangor.

Kos adalah terlalu kecil dan boleh ditampung melalui pelbagai penjimatan yang boleh dibuat.
Mengekalkan subsidi bahan api dan makanan kepada rakyat termiskin.
Anggaran bahan api (petrol dan diesel) yang digunakan oleh rakyat setiap tahun adalah 10 bilion liter.

Anggaran golongan benar-benar layak mendapat subsidi adalah 50% dari pengguna, iaitu 5 bilion liter setiap tahun yang perlu diberikan subsidi.

Anggaran subsidi setiap liter (pada harga minyak mentah USD80 setong) adalah 40 sen.

Maka, anggaran kos subsidi yang perlu ditanggung adalah RM2 bilion – RM3 bilion setiap tahun.

Anggaran subsidi makanan adalah RM4 bilion setiap tahun, seperti belanjawan.

Hentikan ketirisan RM28 bilion dan gunakan sebahagian dari subsidi gas kepada korporat berjumlah RM19 bilion yang diselamatkan untuk menampung subsidi kepada rakyat.


p/s : 


Di atas adalah antara sahaja.
bagi ingin mengetahui lebih lanjut boleh mendownload BUKU JINGGA format pdf 
(klik di sini)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Get ISLAMIC-Graphics